Ratu Kalinyamat : Perempuan Jepara Yang Gagah Berani


Portugis masuk ke Nusantara di bawah pimpinan pelaut terkenal Alfonso de Albuquerque (1453–1515). Afanso adalah orang Eropa pertama yang memulai kolonisasi Eropa atas Nusantara.

Selama memimpin Jepara, yang kala itu merupakan bagian dari wilayah kekuasaan Kesultanan Demak, setidaknya dua kali Ratu Kalinyamat mengirimkan pasukan dan armada tempur dalam jumlah besar ke Malaka demi mengusir Portugis. Yang pertama adalah bala bantuan untuk Kesultanan Johor, dan yang kedua atas permohonan Sultan Aceh Darussalam.

Baca selengkapnya di artikel "Kegigihan Ratu Kalinyamat Mengusir Portugis ", https://tirto.id/cwCW
Selama memimpin Jepara, yang kala itu merupakan bagian dari wilayah kekuasaan Kesultanan Demak, setidaknya dua kali Ratu Kalinyamat mengirimkan pasukan dan armada tempur dalam jumlah besar ke Malaka demi mengusir Portugis. Yang pertama adalah bala bantuan untuk Kesultanan Johor, dan yang kedua atas permohonan Sultan Aceh Darussalam.

Baca selengkapnya di artikel "Kegigihan Ratu Kalinyamat Mengusir Portugis ", https://tirto.id/cwCW
Selama memimpin Jepara, yang kala itu merupakan bagian dari wilayah kekuasaan Kesultanan Demak, setidaknya dua kali Ratu Kalinyamat mengirimkan pasukan dan armada tempur dalam jumlah besar ke Malaka demi mengusir Portugis. Yang pertama adalah bala bantuan untuk Kesultanan Johor, dan yang kedua atas permohonan Sultan Aceh Darussalam.

Baca selengkapnya di artikel "Kegigihan Ratu Kalinyamat Mengusir Portugis ", https://tirto.id/cwCW
Tercatat, seorang Bupati perempuan dari Jepara berjuluk 'mawar laut utara', putri tertua Sultan Trenggono dari Demak bernama "Kanjeng Ratu Kalinyamat" beberapa kali memimpin perang melawan Portugis di Nusantara dengan menyiapkan kapal perang dan armadanya sendiri. Ratu Kalinyamat juga bekerja sama dengan wilayah lain seperti Johor, Aceh, dan Hitu untuk menyerang Portugis ketika menguasai Malaka karena politik Portugis yang bertentangan dengan Islam.

Tahun 1550 _ atas permintaan Sultan Johor, Ratu Kalinyamat memerintahkan panglimanya untuk mengirimkan 40 kapal perang dan 4.000 tentara untuk bergabung dengan Persekutuan Melayu dalam perang melawan Portugis.

Tahun 1565 _ Ratu Kalinyamat juga turut mengirimkan pasukan untuk membantu Kerajaan Tanah Hitu di Maluku yang diserbu Portugis.

Tahun 1572 _ Ratu Kalinyamat sekali lagi turut melawan Portugis di Malaka atas permintaan Sultan Aceh Ali Riayat Syah, dengan armada yang terdiri dari 300 kapal layar, termasuk 80 kapal berukuran sangat besar, dengan total jumlah 15.000 prajurit.

Bangsa Portugis menjulukinya sebagai "Rainha de Japara, Senhora Poderosa e Rica, de Kranige Dame" - Ratu Jepara, seorang perempuan yang kaya raya dan berkuasa, seorang perempuan yang gagah berani.

Belum ada Komentar untuk "Ratu Kalinyamat : Perempuan Jepara Yang Gagah Berani"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel